Flagship Program

berita-pcit-pkruDOMESTIC CASE STUDY (DCS)

STUDI KASUS DOMESTIK (DCS)
DCS adalah kegiatan akademik bagi mahasiswa D3 dan S1 yang dikemas di luar kelas saat melakukan seminar dan observasi lapangan untuk wilayah di negara yang berorientasi pada tiga pilar pengembangan pariwisata nasional (Pemerintah, Industri, Masyarakat). Kegiatan FCS dilakukan dalam setidaknya tiga semester dengan waktu yang ditentukan oleh Institut.

Sebuah. Persyaratan Umum

Berlaku untuk program mahasiswa aktif D3 dan S1 (Wajib)
Siswa dalam keadaan sehat dan mampu mematuhi aturan yang berlaku.
Siswa telah berpartisipasi dalam seminar nasional sebagai pengganti Seminar DCS.
DCS dilaksanakan di negara tersebut, kecuali untuk orang asing, yang dilakukan di wilayah masing-masing negara.
Implementasi DCS pada semester ke-3.
b. Bagaimana penerapan DCS

Siswa mengikuti program DCS yang dikelola oleh kampus.
Siswa dapat melakukan studi kasus secara mandiri atau dalam kelompok.
c. Tugas Selama DCS

Siswa melakukan pengamatan dengan fokus pada tema: Budaya, Tujuan Wisata, Warisan, Hotel / Resort.
Siswa melakukan dokumentasi yang berkaitan dengan materi observasi.
c. manfaat DCS

Siswa dapat membuat analisis sederhana tentang pengembangan pariwisata, terutama di negara tersebut.
Siswa memiliki pengalaman langsung berinteraksi dengan publik.
Beranalisa, pelajar membiasakan secara kritis, atas dasar apa yang dilihat, dirasakan, dipikirkan, dalam satu studi tentang nilai akademik.
d. Tema diskusi DCS

Budaya.
Tujuan Wisata.
Warisan.
Hotel / Resort.
Inovasi objek wisata.
e. Ketentuan khusus

Siswa diminta untuk menyusun jurnal ilmiah DCS setelah selesainya kegiatan dengan tema yang telah ditentukan dan program khusus S1 menjadi linier antara DCS, FCS, dan artikel ilmiah.
Jurnal DCS akan mendapatkan nilai sesuai dengan kuriulum yang berlaku.
Panduan bangunan dapat diperoleh dalam jurnal akademis.

FOREIGN CASE STUDY (FCS)

STUDI KASUS ASING (FCS)
FCS adalah kegiatan akademik khusus untuk S1 yang dikemas di luar kelas sambil melakukan pengamatan di lapangan dengan berorientasi asing. Kegiatan ini dilakukan pada semester yang diadakan setidaknya 4 / magang di luar negeri.

Sebuah. Persyaratan Umum

Berlaku untuk mahasiswa aktif S1 (Diperlukan)
Siswa dalam keadaan sehat dan mampu mematuhi aturan yang berlaku.
Siswa diminta untuk memiliki paspor
FCS diadakan di luar negara Indonesia, kecuali untuk orang asing, yang berkomitmen di wilayah Indonesia.
Implementasi maksimum FCS di semester 7.
b. Bagaimana implementasi FCS

Orientasi Pekerjaan siswa saat melakukan di luar negeri.
Mahasiswa saat melakukan program Joint Degree / Double Degree bersama universitas asing.
Siswa saat melakukan Pertukaran Pelajar.
Siswa saat mengerjakan tugas kampus (seni, olahraga, debat bahasa Inggris) di negara tujuan tertentu.
Siswa Khusus mengadakan perjalanan ke luar negeri (dengan kampus) setidaknya dalam setengah 4 (Journey).
c. Tugas Selama FCS

Siswa melakukan pengamatan ke bidang regulasi, budaya, perilaku, gaya hidup.
Siswa melakukan wawancara dengan wisatawan asing (Orang Asing), pengelola objek, orang-orang di luar negeri.
Siswa melakukan dokumentasi yang berkaitan dengan materi observasi.
d. manfaat FCS

Siswa dapat membuat analisis sederhana tentang perkembangan pariwisata di negara lain yang dibadningkan dengan perkembangan domestik.
Siswa mendapatkan pengalaman langsung dari manajemen pariwisata negara lain, termasuk spsesifikasi yang dijual oleh negara-negara terkait.
Siswa memiliki pengalaman langsung berinteraksi dengan orang asing (orang asing) dan kebiasaan penduduk setempat sehingga dapat mengangkat pariwisata negara.
Beranalisa, pelajar membiasakan secara kritis, atas dasar apa yang dilihat, dirasakan, dipikirkan, dalam satu studi tentang nilai akademik.
e. Tema diskusi FCS

Budaya.
Tujuan Wisata.
Warisan.
Hotel / Resort.
Inovasi objek wisata.
Penanganan imigrasi, dll.
f. Ketentuan khusus

Siswa diminta untuk merumuskan jurnal ilmiah FCS setelah selesainya kegiatan dengan tema yang telah ditentukan dan harus linear antara DCS, FCS, dan artikel ilmiah.
Jurnal DCS, jurnal FCS dan artikel ilmiah akan diserahkan sebagai syarat kelulusan S1 Perhotelan.
Panduan bangunan dapat diperoleh dalam jurnal akademis.

JOB ORIENTATION ABROAD

JOB ORIENTATION LUAR NEGERI
Sebuah. Persyaratan Umum

Berlaku untuk program mahasiswa aktif atau S1 D3 Hospitality Hospitality
Siswa dalam keadaan sehat dan mampu mematuhi aturan yang berlaku
Siswa diminta untuk memiliki paspor
Siswa menyelesaikan semua persyaratan keberangkatan magang di luar negeri.
b. Implementasi Orientasi Pekerjaan (JO)

Mahasiswa mendaftar di bidang kerjasama luar negeri (bidang industri)
Siswa lulus seleksi
Siswa diminta untuk melakukan pembekalan di kampus sebelum berangkat ke industri.
Siswa diminta untuk melakukan kontrak pembelajaran sebelum meninggalkan bidang e-learning
Mahasiswa dapat mematuhi ketentuan yang berlaku untuk kegiatan magang di luar negeri sesuai dengan situasi di negara-negara tujuan.
Mahasiswa magang di luar negeri bukan awal semester.
c. Tugas untuk Orientasi Pekerjaan

Mahasiswa melakukan JO sesuai dengan kesepakatan atau kontrak yang disepakati.
Siswa dapat menamfaatkan waktu FCS untuk kegiatan
untuk fokus yang lebih serius dan untuk mendapatkan lisensi profesional.
d. Orientasi Manfaat Pekerjaan

Siswa memiliki pengalaman langsung tentang industri di luar negeri
Siswa mendapatkan sertifikat pengalaman kerja dan lisensi di bidang asing
Mahasiswa dapat secara bersamaan melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN) dan Melayani Masyarakat (PPM)
Siswa dapat meningkatkan keterampilan berbahasa asing karena dapat langsung berinteraksi dengan orang asing (orang asing)
Untuk saat ini, untuk mencapai sukses internasional dan domestik, harus memiliki lisensi, apalagi kelas internasional.

STUDENT EXCHANGE

PERTUKARAN PELAJAR
DEFINISI

Program studi di luar negeri untuk bidang akademik dengan periode yang lebih singkat daripada Gelar Gabungan dan Gelar Ganda. Pertukaran Pelajar cenderung dilaksanakan dan bekerja sama dengan universitas di luar negeri dan tidak melihat jenis sains.

Sebuah. PERSYARATAN DAN PENDAFTARAN

Persyaratan Mengikuti Program Pertukaran Pelajar:

Program mahasiswa aktif D3 di Perhotelan dan S-1 Perhotelan (memiliki KTM).
Memiliki IPK minimal 3,00 dan ektrakulikuler sangat aktif di bidang Bahasa Inggris dan Seni.
Mahasiswa yang mendaftar ke bidang kerjasama luar negeri baik bidang industri maupun bidang akademis.
Lulus seleksi (bahasa Inggris, kepribadian, fisik dan spiritual, termasuk mental).
Mampu mengikuti pembekalan kampus yang dikelola.
Mampu mematuhi aturan yang telah ditentukan, termasuk pembiayaan.
Dapat tinggal di luar negeri untuk belajar dan tidak membuat kenakalan dan melanggar hukum.
Dapatkan izin orang tua.
Dimasukkan ke dalam kontrak / perjanjian yang telah ditentukan.
Mampu membawa nama baik kampus.
b. PELAKSANAAN

Program ini dilaksanakan sesuai dengan aturan kampus College dan waktu pelaksanaannya.
Implementasi program ini di semester paling sedikit 3 dengan waktu yang dapat disesuaikan dengan kesepakatan yang ditetapkan oleh seorang akademisi.
c. MANFAAT
Siswa memperoleh Sertifikat atau Sertifikat tujuan Pendidikan Tinggi.

JOINT & DOUBLE DEGREE

BERSAMA & DOUBLE DEGREE
DEFINISI

Sebuah program kerjasama akademik baik di dalam maupun di luar negeri dengan berfokus pada pendidikan antara dua atau lebih dari universitas yang memiliki tidka ilmiah dan ilmiah yang sama ketika yang sama / berbeda, maka ini disebut Double Degree.

Sebuah. Persyaratan Mengikuti program Joint Degree atau Double Degree:

Program mahasiswa aktif S-1 Hospitality (memiliki KTM)
Memiliki IPK minimal 3,00 dan aktif dalam kegiatan ekstrakurikuler terutama di bidang Bahasa Inggris dan Seni.
Siswa mendaftar ke bidang kerjasama bidang akademik tertentu asing.
Lulus seleksi (Bahasa Inggris, kepribadian, fisik dan spiritual, termasuk mental)
Mampu mengikuti pengarahan sejak awal semester.
Mampu mematuhi aturan yang telah ditentukan, termasuk pembiayaan.
Dapat tinggal di luar negeri untuk belajar dan tidak membuat kenakalan dan melanggar hukum.
Dapatkan izin orang tua.
Dimasukkan ke dalam kontrak / perjanjian yang telah ditentukan.
Mampu membawa nama baik kampus.
b. Pelaksanaan

Program ini dilaksanakan sesuai dengan aturan baik waktu pelaksanaan maunpun Kampus Kampus.
Implementasi program ini di semester 7 dan 8 (dua semester).
c. manfaat

Siswa mendapatkan dua diploma ketika lulus (1 diploma STIPRAM dan 1 diploma dari College of destination (luar negeri).
Sertifikat resmi dan valid berlaku sesuai dengan peraturan pemerintah.

 

source :

taken by official website account STiPRAM

http://www.stipram.ac.id